Pengaruh Naungan dan Konsentrasi Paklobutrazol Terhadap Pertumbuhan dan Pembungaan Kencana Ungu (Ruellia simplex C. Wright)

Authors

  • Tengku Muhammad Hafidz Azhar Departemen Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya
  • Sitawati Departemen Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya
  • Dewi Ratih Rizki Damayanti Departemen Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya

Keywords:

Rowelia, Retardan, Tanaman Lanskap, Intensitas Cahaya

Abstract

Tanaman kencana ungu (Ruellia simplex C. Wright) sebagian besar digunakan sebagai tanaman pembatas jalan karena memiliki bunga yang indah dan mudah adaptif. Ketika kencana ungu tumbuh pada kondisi ternaungi, maka akan menyebabkan etiolasi sehingga pertumbuhannya menjadi tidak terkendali, akibatnya dapat menjadi penghalang pandangan serta menghambat proses pembungaan yang berdampak pada jumlah bunga pada tanaman. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mempelajari interaksi dari naungan dan konsentrasi paklobutrazol terhadap pertumbuhan dan pembungaan kencana ungu. Penelitian ini menggunakan Rancangan Tersarang dengan perlakuan naungan terdiri dari 4 taraf (N0 = tanpa naungan), (N25 = naungan 25%), (N50 = naungan 50%), (N75 = naungan 75%) yang dikombinasikan dengan perlakuan konsentrasi paklobutrazol yang terdiri dari 3 taraf (P0 = tanpa paklobutrazol), (P50 = paklobutrazol 50 ppm), (P100 = paklobutrazol 100 ppm). Terdapat interaksi antara taraf naungan dengan konsentrasi paklobutrazol pada parameter pertumbuhan dan pembungaan. Pengaplikasian paklobutrazol dengan konsentrasi hingga 100 ppm mampu mengurangi tinggi tanaman sebesar 18,65% pada perlakuan tanpa naungan, 18,09% pada naungan 25%, 15,53% pada naungan 50%, dan 16,13% pada naungan 75%. Pengaplikasian paklobutrazol hingga 100 ppm dapat menghambat pembungaan tanaman hingga 10 hari pada semua seluruh taraf naungan. Sementara itu, jumlah totsl bunga tidak terpengaruh.

Downloads

Published

2025-01-10