Kajian Umur Panen 3 Jenis Meniran (Phyllanthus Sp. L.)

Authors

  • Eva Oktavidiati Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bengkulu
  • Sunaryadi Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bengkulu
  • Andri Kusuma Wijaya Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Keywords:

Pertumbuhan, Kandungan Fitokimia, Flavonoid, Steroid, Alkaloid

Abstract

Umur panen berhubungan dengan fase pertumbuhan tanaman dan menentukan hasil serta kandungan yang ada dalam tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan umur panen terhadap pertumbuhan dan kandungan fitokimia 3 jenis meniran. Penelitian dilakukan di jalan Danau Kota Bengkulu dengan ketinggian tempat 50 m dpl dari bulan Desember 2020 sampai dengan Mei 2021. Analisis kandungan fitokimia dilakukan di Laboratorium Pusat Studi Biofarmaka Tropis (Lab.TropBRC) IPB. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap faktorial dengan 4 ulangan. Faktor pertama adalah Jenis Meniran (M) terdiri dari M1 = meniran hijau, M2 = meniran merah, M3 = meniran hijau merah. Faktor kedua adalah Umur Panen (U) yaitu : U1 = umur panen 3 Bulan Setelah Tanam (BST), U2 = umur panen 2 BST. Hasil penelitian menunjukkan meniran hijau merah yang dipanen pada umur 3 BST merupakan tanaman tertinggi yaitu 57.00 cm, meniran hijau yang dipanen pada umur 3 BST dan tanaman meniran merah yang dipanen pada umur 3 BST mempunyai jumlah daun terbanyak yaitu 242.67 hingga 247.84 daun, meniran merah yang dipanen pada 3 BST mempunyai jumlah cabang terbanyak yitu 43.50 cabang, Berat Kering Akar (BKA), Berat Kering Daun (BKD) dan Berat Kering Total (BKT) tertinggi, meniran hijau yang dipanen pada umur 3 BST teridentifikasi memiliki flavonoid, tanin, steroid, dan triterpenoid, tidak ditemukan saponin, quinon dan alkaloid, meniran merah dan meniran hijau merah tidak ditemukan quinon, triterpenoid dan alkaloid.

Downloads

Published

2025-01-13