Potensi Alelopati Teki (Cyperus rotundus L.) sebagai Bioherbisida untuk Mengendalikan Gulma
Keywords:
herbisida nabati, inhibitory concentration, pertanian berkelanjutan, pertanian organik, test plantAbstract
Teki (Cyperus rotundus L.) berpotensi sebagai bioherbisida karena mengandung senyawa alelopati. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi alelopati teki dalam menghambat perkecambahan dan pertumbuhan vegetatif padi sebagai test plant serta menentukan Inhibitory Concentration (IC50) alelopat teki pada perkecambahan biji. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), lima konsentrasi alelopat: 0%, 2,5%, 5%, 7,5%, dan 10%, diulang lima kali. Data yang diperoleh dianalisis secara statistik dengan Analisis Varian (ANAVA) taraf 5%. Variabel yang berpengaruh nyata, diuji lanjut dengan Polinomial OrtogonaI dan BNT. IC50 alelopat teki ditentukan dengan analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan alelopati teki berpengaruh terhadap perkecambahan dan pertumbuhan kecambah. Pada konsentrasi antara 2.5% - 10%, alelopati teki secara linier menekan pertumbuhan kecambah. Alelopati pada konsentrasi 10% menghambat tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, jumlah anakan, panjang tajuk relatif, bobot akar tajuk relatif dan nisbah tajuk akar lebih efektif dibandingkan konsentrasi yang lebih rendah. IC50 untuk kecambah abnormal lebih rendah (8.76%) dibandingkan kecambah normal (11.35%). IC-50% untuk panjang plumula lebih tinggi (9,35%) dibandingkan panjang radikula (7,52%), dan untuk bobot kering radikula dibutuhkan konsentrasi (6,87%) lebih rendah dibandingkan untuk bobot kering plumula (7,01%). Penggunaan alelopati teki sebagai bioherbisida dapat mendukung pengembangan pertanian berkelanjutan dan praktik pertanian organik.Downloads
Published
2025-01-13
Issue
Section
Articles
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.