KERAGAMAN SPESIES ARACEAE DI KAMPUNG KWIMI, DISTRIK ARSO, KABUPATEN KEEROM, PROVINSI PAPUA, INDONESIA

Authors

  • Daawia Jurusan Biologi, Fakultas MIPA, Universitas Cenderawasih, Waena, Jayapura, Papua
  • Krisantini Departemen Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor
  • Bambang Suhartawan Jurusan Tehnik Lingkungan, Fakultas Tehnik Sipil, USTJ, Jayapura, Papua

Keywords:

Arum, Papuasia, Kwimi, Papua, tanaman hias daun

Abstract

Araceae merupakan salah satu famili dengan keragaman spesies yang tinggi; spesies Araceae sangat populer sebagai tanaman hias daun dalam pot karena bentuk dan corak daunnya yang indah dan unik. Araceae di Indonesia banyak ditemukan di berbagai pulau di Indonesia, namun studi keragaman species Araceae di Papua belum banyak dilakukan dan didokumentasikan. Studi ini melaporkan keragaman species famili Araceae yang ditemukan dari survey lapangan di Kampung Kwimi, Keerom, Papua, pada tahun 2021 dan 2022. Dari survey ini, ditemukan 16 species dari 9 genera, yaitu: Epipremnum pinnatum, E. amplissimum, Rhaphidophora korthalsii, R. ledermannii, Alocasia brancifolia, A. monticola, A. lauterbachiana, Schismatoglottis calyptrata, S. acutangula, S. neoguineensis, Syngonium sp., Aglaonema marantifolium, Philodendron sp., Homalomena davidiana and Homalomena sp. dan Cyrtosperma cuspidispathum. Seluruh spesies ini ditemukan tumbuh di lokasi yang ternaung pada dasar hutan, atau merambat pada pohon-pohon besar. Spesies- spesies famili Araceae yang ditemukan di Kampung Kwimi tersebut memiliki bentuk dan corak daun yang unik dan menarik, ada yang memiliki karakteristik spots/totol-totol, bentuk daun yang unik (berlubang-lubang), sehingga berpotensi untuk didomestikasi dan menjadi bahan untuk pemuliaan tanaman hias untuk merakit varietas baru yang bernilai ekonomi tinggi.

References

Asih, N. P. S. & Kurniawan, A. 2019. Studi Araceae Bali: Keragaman dan Potensinya. Widya Biologi 10: 135-147.

Boyce, P.C. 2015. Why is ‘Flora Malesiana’ Araceae is Not Currently Practicable Undertaking - Fenestratarum as an Example. Aroideana. 38 (1): 75-83.

Boyce P.C., Wong, S.Y., Ting, A.P.J., Low SE, N. G. K.K., Ooi, I.H. 2010. The Araceae of Borneo - The Genera. Aroideana. Vol. 33.

Boyce, P.C. 2001. The Genus Rhaphidophora Hassk. (Araceae-Monsteroideae Monstereae) in New Guinea, Australia and The Tropical Western Pacific.

Boyce, P. C., & Croat, T. B. 2011. Te Überlist of Araceae, Totals for Published and Estimated Number of Species in Aroid Genera. https://doi.org/10.13140/RG.2.2.24820.09605

Boyce, P.C. & Wong, S.Y. 2015. Compendium Genera Aracearum Malesianum. Aroideana. 38: 40-117.

Boyce P.C. 1998. The Genus Epipremnum Schott (Araceae-Monsteroideae-Monstereae) in West and Central Malesia. Blumea. 43:183-213.

Hay, A. 1988. Cyrtosperma (Araceae) and its Old World Allies. Blumea 33: 427–469. Hay, A. 1990. Aroids of Papua New Guinea. Kristen Press Inc.

Hay, A. 1991. The genus Alocasia (Araceae) Australasia. Blumea 35: 449-545

Hay, A. 1999. Revision of Homalomena (Araceae-Homalomeneae) in New Guinea, The

Bismarck Archipelago and Solomon Islands. Blumea 44 (1): 41-71. Hay, A. & Imran. 2020.

Hay, A. & Yuzammi. 2000. Schismatoglottideae in Malesia I–Schismatoglottis. Telopea 9 :1- 178.

Kurniawan, A. dan Asih, N.P.S. (2012). Araceae di Pulau Bali. E-book. Jakarta. LIPI- Press.

Mayo S.J., Bogner J., & Boyce, P.C. (1997). The Marga of Araceae. Belgium: Royal Botanical Gardens, Kew.

Downloads

Published

2023-06-26