Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Dan ZPT Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah (Allium Cepa L. var. Aggregatum) Kultivar Bima Brebes
Keywords:
ekstrak tauge, diameter umbi, grumusol, urin kelinci, vermikomposAbstract
Kenaikan produktivitas bawang merah yang kurang optimal disebabkan oleh kerusakan lahan akibat penggunaan pupuk kimia. Solusi atas permasalahan tersebut adalah pemberian pupuk organik seperti pupuk kascing dan urin kelinci serta ZPT ekstrak tauge dan air kelapa diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan dan hasil bawang merah sekaligus mengurangi penggunaan bahan kimia untuk budidaya bawang merah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui interaksi pupuk organik dan ZPT, mendapatkan jenis pupuk dan ZPT yang terbaik untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil bawang merah. Penelitian dilaksanakan di lahan penelitian Kabupaten Karanganyar. Rancangan yang digunakan RAKL faktorial dengan dua faktor dan tiga ulangan. Faktor pertama yaitu jenis pupuk organik (tanpa pupuk organik, pupuk kascing, dan urin kelinci) dan faktor kedua yaitu ZPT (tanpa ZPT, ekstrak tauge, dan air kelapa). Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan analisis sidik ragam taraf 5%, DMRT taraf 5% dan analisis korelasi. Parameter yang diamati yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, bobot segar brangkasan, bobot kering brangkasan, jumlah umbi, bobot umbi segar, bobot umbi kering, bobot umbi per hektar, dan diameter umbi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk dan ZPT tidak meningkatkan pertumbuhan dan hasil bawang merah. Perlakuan ZPT mampu memberikan pengaruh nyata pada diameter umbi. Tidak ada perlakuan yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah. Pemberian ZPT memberikan pengaruh namun menurunkan hasil pada diameter umbi.Downloads
Published
2025-01-09
Issue
Section
Articles
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.