PENGARUH KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR DAN AIR KELAPA TERHADAPPERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN KAILAN (BRASSICA OLERACEAE L.)

Authors

  • Nuri Arti Kusuma Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Jember
  • Sigit Soeparjono Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Jember

Keywords:

Sayuran organik, Pupuk organik, Hormon organik

Abstract

Kailan adalah salah satu komoditas sayuran yang masih bergantung pada penggunaan pupuk anorganik yang dapat meninggalkan residu kimia pada tanaman. Penggunaan pupuk organik cair dan penambahan hormon organik berupa air kelapa pada budidaya tanaman kailan dapat menggantikan fungsi pupuk anorganik yang sering digunakan pada budidaya tanaman kailan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kombinasi antara konsentrasi pupuk organik cair dengan air kelapa terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kailan. Penelitian dua faktor dilaksanakan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan 3 ulangan. Faktor pertama adalah konsentrasipupuk organik cair (P) terdiri dari 4 taraf yaitu tanpa air kelapa (P0), 2.5 ml L-1 air (P1), 5 ml L-1 air (P2), dan 7.5 ml L-1 air (P3). Faktor kedua adalah konsentrasi air kelapa (K) terdiri dari 4 taraf yaitu tanpa air kelapa (K0), 10% (K1), 20% (K2), dan 40% (K3). Hasil percobaan dapat disimpulkan bahwa perlakuan faktor tunggal yaitu konsentrasi pupuk organik cair maupun konsentrasi air kelapa berpengaruh nyata pada parameter tinggi tanaman, jumlah daun, berat kering dan laju pertumbuhan, sedangkan perlakuan interaksi kedua faktor hanya menunjukkan pengaruh nyata pada parameter berat basah tanaman, dengan kombinasi perlakuan terbaik pada konsentrasi pupuk organik cair 2.5 ml L-1 airdengan konsentrasi air kelapa 10%.

References

Abror, M. dan R. P. Harjo. (2018). Efektifitas Pupuk Organik Cair Limbah Ikan dan Trichoderma sp. terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kailan (Brassica oleraseae sp.). Agrosains dan Teknologi. 3(1): 1-12.

Badan Pusat Statistik. (2021). Produksi Tanaman Sayuran. Jakarta, Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian Kementrian Pertanian Republik Indonesia.

Badan Pusat Statistik. (2021). Rata-rata Konsumsi per Kapita Seminggu Menurut Kelompok Sayur-sayuran per Kabupaten/kota (Satuan Komoditas). Jakarta, Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian Kementrian Pertanian Republik Indonesia.

Fadilah, A. N., S. Darmanti, dan S. Haryanti. (2020). Pengaruh Penyiraman Air Cucian Beras Fermentasi Satu dan Fermentasi Lima Belas Hari terhadap Pigmen Fotosintetik dan Pertumbuhan Vegetatif Tanaman Sawi Hijau (Brassica juncea L.). Bioma. 22(1): 76- 84.

Hanafiah, K. A., A. Napoleon dan N. Ghoffar. (2014). Biologi Tanah: Ekologi dan Makrobiologi Tanah. Jakarta, Rajawali Pers.

Indriawati, N., Damhuri, dan S. G. Ede. (2021). Pengaruh Pemberian Air Kelapa terhadap Pertumbuhan Tanaman Sawi Hijau (Brassica juncea L.). AMPIBI. 6(1): 16-25.

Lisdayani, F. S. Harahap, dan P. M. Sari. (2019). Respons Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Pakcoy (Brassica rafa L) terhadap Penggunaan Pupuk Organik Cair NASA. Pertanian Tropik. 6(2): 222-226.

Marian, E. dan S. Tuhuteru. (2019). Pemanfaaatan Limbah Cair Tahu Sebagai Pupuk Organik Cair pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Sawi Putih (Brasica pekinensis). Agritrop.17(2): 134-144.

Mayura, E., Yudarfis, H. Idris, dan I. Darwati. (2016). Pengaruh Pemberian Air Kelapa dan Frekuensi Pemberian Terhadap Pertumbuhan Benih Cengkeh. Buletin Littro. 27(2): 123-128.

Nababan, R. S., L. R. Gustianty, dan E. Efendi. (2018). Pengaruh Aplikasi ZPT Organik terhadap Pertumbuhan dan Produksi Berbagai Varietas Sawi Hijau (Pai-Tsai) (Brassica juncea L.). BERNAS Agricultural Research. 14(2): 124-133.

Nugroho, P.( 2017). Panduan Membuat Pupuk Kompos Cair. Yogyakarta, Pustaka Baru Press.Nurhidayati. (2017). Kesuburan dan Kesehatan Tanah. Malang, Intimedia (Kelompok Intrans Publishing).

Sari, N. D. A. P., Sakhidin, dan H. A. Djatmiko. (2021). Aplikasi Air Kelapa yang Diperkaya Bacillus substilis B1 untuk Meningkatkan Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Caisin (Brassica chinenchis L.). Scientific Timeline. 1(1): 46-59.

Wasilah, Q. A., Winarsih, dan A. Bashri. (2019). Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair Berbahan Baku Limbah Sisa Makanan dengan Penambahan Berbagai Bahan Organik terhadap Pertumbuhan Tanaman Sawi (Brassica juncea L.). Lentera Bio. 8(2): 136- 142.

Yulina, H. dan W. Ambarsari. (2021). Hubungan Kandungan N-Total dan C-Organik Tanah terhadap Berat Panen Tanaman Pakcoy pada Kombinasi Kompos Sampah Kota dan Pupuk Kandang Sapi. Agrowiralodra. 4(1): 25-30.

Yuniarti, A., M. Damayani, dan D. M. Nur. (2019). Efek Pupuk Organik dan Pupuk N, P, K terhadap C-Organik, N-Total, C/N, Serapan N, serta Hasil Padi Hitam pada Inceptisols.Pertanian Presisi. 3(2): 90-105.

Zein, A. (2016). Zat Pengatur Tumbuh Tanaman (Fitohormon). Jakarta, Kencana.

Downloads

Published

2023-06-20