APLIKASI EKSTRAK BAWANG PUTIH UNTUK PERTUMBUHAN SERTA KESEHATAN TANAMAN PAKCOY DAN SELADA DENGAN SISTEM HIDROPONIK TERTUTUP
Keywords:
allisin, hama dan penyakit, nutrisi, perangsang pertumbuhanAbstract
Ekstrak umbi bawang putih dapat dijadikan sebagai perangsang pertumbuhan juga sekaligus mencegah terserangnya hama dan penyakit pada tanaman. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui pengaruh ekstrak bawang putih terhadap pertumbuhan dan kesehatan tanaman pakcoy dan selada hidroponik. Bibit tanaman pakcoy dan selada yang telah berusia 14 hari dipindahkan pada lubang tanam instalasi hidroponik model NFT. Nutrisi hidroponik yang digunakan adalah: Nutribiota. Pada penelitian ini digunakan rancangan acak kelompok, setiap unit percobaan masing- masing tanaman terdiri dari 5 perlakuan dan 6 ulangan sehingga total tanaman yang digunakan masing-masing sebanyak 150 tanaman dengan perlakuan yakni:Kontrol (tanpa perlakuan), pemberian ekstrak bawang putih 40%, 50%, 60% dan Mikrobat 1%. Masing-masing perlakuan diaplikasikan dengan cara disemprotkan ke tanaman pada minggu ketiga dan kelima setelah tanam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap perlakuan berbeda nyata jika dibandingkan dengan kontrol dengan hasil terbaik diperoleh pada pemberian ekstrak 60% yaitu dengan rata-rata bobot 56.55 gram pada tanaman pakcoy dan 132.72 gram pada tanaman selada, sedang pada kontrol 17.00 gram pada tanaman pakcoy dan 113.15 gram pada tanaman selada. Tidak ditemukan adanya serangan hama dan penyakit tanaman selama penelitian berlangsung. Hal ini disebabkan adanya aroma senyawa volatil yang dihasilkan dari ekstrak bawang putih di dalam Green House yang memberikan efek perlindungan pada semua perlakuan termasuk kontrol.References
Badan Pusat Statistik. Konservasi Lahan Pertanian (2021). http:// www. bps.go.id. diakses tanggal 12 September 2021.
Bahar, Y. H. 2007. Bawang Putih Lokal Tak Seharum Impor. Hortikultura Departemen Pertanian Jakarta.
Direktur Pengembangan Usaha dan Investasi Ditjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian (PPHP) Kementerian Pertanian Indonesia. 2014. Dikutip Dari: www.antaranews.com.
Dule, B.R., dan Murdaningsih. 2017. Penggunaan Auksin Alami sebagai Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) terhadap Pertumbuhan Stek Bibit Jambu Air (Syszygium samarangense). J. Produksi Tanaman, 2(7): 533-541.
Elzebroek, A.T.G., dan Wind K. 2008. Guide to cultivated plants. CAB International, London.
Hardiansyah, M.Y, Al Ridho, A.F., and Nurhidayat 2020. The Effect of Garlic (Allium sativum)Extract Pesticides in Repelling Rice Eating Bird Pests. Indonesian Journal of Agricultural Research, 3(3), pp.145-152.
Hayat, S., Ahmad, H., Ali, M., Hayat, K., Khan, M.A. and Cheng, Z., 2018. Aqueous garlic extract as a plant biostimulant enhances physiology, improves crop quality and metaboliteabundance, and primes the defense responses of receiver plants. Applied Sciences, 8(9), p.1505.
Jamil, H., Zainal, Z., Yunus, M., Baharuddin, B. and Tuwo, M., 2020. Aplikasi Pupuk Hayati Mikrobat Untuk Meningkatkan Produktivitas Pertanaman Padi Desa Bulu Allaporenge Kabupaten Bone. Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan, 11(1).
Kutawa, A.; Danladi, M.; Haruna, A. Antifungal Activity of Garlic (Allium sativum) Extract onSome Selected Fungi. J. Med. Herbs Ethnomed. 2018, 4, 12–14.
Perelló, A., Gruhlke, M. and Slusarenko, A.J., 2013. Effect of garlic extract on seed germination, seedling health, and vigour of pathogen-infested wheat. Journal of plant protection research.
Sabaruddin. 2021. Aplikasi Pestisida Nabati Bawang Putih (Allium sativum L.) untuk Pengendalian Hama Ulat Grayak (Spodoptera litura) pada Tanaman Cabai (Capsicum annum L.). Jurnal Agroekoteknologi Tropika Lembab, 3(2): 121-126.
Singgih, M., Prabawati, K. and Abdulloh, D., 2019. Bercocok tanam mudah dengan sistem hidroponik NFT. Jurnal Abdikarya: Jurnal Karya Pengabdian Dosen dan Mahasiswa, 3(1).
Srihari, E., Lingganingrum, F.S., Damaiyanti, D. and Fanggih, N., 2017. Ekstrak bawang putihbubuk dengan menggunakan proses spray drying. Jurnal Teknik Kimia, 9(2), pp.62-68.
Tigauw, S.M., Salaki, C.L. and Manueke, J., 2015. Efektivitas ekstrak bawang putih dan tembakau terhadap kutu daun (Myzus persicae Sulz.) pada tanaman cabai (Capsicum sp.). Eugenia, 21(3).
Wachjar, A. and Anggayuhlin, R., 2013. Peningkatan Produktivitas dan Efisiensi Konsumsi Air Tanaman Bayam (Amaranthus tricolor L.) pada Teknik Hidroponik melalui PengaturanPopulasi Tanaman. Buletin Agrohorti, 1(1), pp.127-134.
Wahyuningratri, A., Nurul, A., Suwasono, H. 2017. Pengaruh Konsentrasi dan Frekuensi Pemberian Pupuk Hayati terhadap Pertumbuhan dan Hasil Cabai Besar (Capsicum annum L.). Jurnal Produksi Tanaman, 5(1): 84-91.