SATUAN PANAS SEBAGAI KRITERIA PANEN TERUKUR PISANG MAS KIRANA (Musa AA Group)

Authors

  • Winarso Drajad Widodo Departemen Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor
  • Ketty Suketi Departemen Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor
  • Ani Kurniawati Departemen Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor
  • Eka Yulyana Departemen Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor
  • M. Syafiuddin Abdurrohim Departemen Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor
  • Turi Handayani Departemen Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor

Keywords:

Antesis, Bulan Kalender, Matang Peram

Abstract

Percobaan dilakukan untuk memastikan satuan panas 650 oC hari sebagai kriteria panen terukur untuk pisang Mas Kirana. Sebanyak 6 rangkaian percobaan telah dilakukan. Tiga percobaan pertama bertujuan untuk menentukan umur panen pisang Mas Kirana sejak antesis hingga panen yang kemudian dikonversi ke satuan panas. Tiga percobaan berikutnya bertujuan untuk menguji ketepatan satuan panas 650 oC hari sebagai kriteria panen pada masa perkembangan buah dengan bulan kalender dan elevasi tempat penanaman yang berbeda yang dilakukan pada .Desember 2014 – Februari 2015 elevasi 300 meter di atas permukaan laut (d.p.l.), November 2017 – Februari 2018, di kebun Parakansalak Sukabumi elevasi 630 m d.p.l. dan Oktober 2018 dan Februari 2019 di kebun yang sama dengan percobaan sebelumnya. Hasil 3 percobaan awal tersebut adalah satuan panas 650 oC hari sebagai kriteria panen optimum yang selanjutnya diuji kemantapannya dalam 3 percobaan pada periode pembuahan Januari 2019 – Maret 2019, Maret – Juni 2020, dan Desember 2021 – Februari 2022, Hasil akhir dari seluruh percobaan menunjukkan bahwa satuan panas 650 oC hari dapat dijadikan kriteria panen terukur untuk pisang Mas Kirana.

References

Abdurrohim MS, Widodo WD, Suketi K. 2018. Heat unit establishment as harvest criteria on “Mas Kirana” banana at various times of anthesis. J Tropical Crop Science. 5(2):41-48.

Amin, M.N., M.M. Hossain, M.A. Rahim, & M.B. Uddin. (2015). Determination of optimum maturity stage of banana. Bangladesh J. Agric. Res. 40(2), 189-204.

[BPS] Badan Pusat Statistik. 2021. Statistik Indonesia 2020. Badan Pusat Statistik.

Chillet, M., L.L. de Bellaire, O. Hubert, & D. Mbéguié-A-Mbéguié. (2008). Measurement of

etthylene production during banana ripening. Fruits, 63, 253-254.

Dzomeku, B.M., J. Sarkordie-Addo, S.K. Darkey, R.K. Bam, & J. Wuemsche. (2016). Evaluating postharvest characteristics of Apantu (local false horn) plantain for indices determination. Int. J. Plant Physiol. Biochem. 8(1), 1-6.

Esguerra, E.B., & R. Rolle. (2018). Post-harvest management of banana for quality and safety assurance. Food and Agriculture Organization of The United Nations. IT, Rome.

Hailu M., T.S. Workneh, & D. Belew. (2013). Review on postharvest technology of banana fruit. Afr J Biotechnol. 12(7), 635-647.

Handayani T, Widodo WD, Kurniawati A. Suketi K. 2020. Optimasi heat unit sebagai kriteria panen pisang Barangan dari lima waktu antesis. J .Hort. Indonesia11(1): 24-31.

Prahardini PER, Yuniarti, Krismawati A. 2010. Karakterisasi varietas unggul pisang Mas Kirana dan Agung Semeru di Kabupaten Lumajang. Bul. Plasma Nutfah 16(2): 126- 133.

Hasibuan E.P., & W.D. Widodo. (2015). Pengaruh aplikasi KmnO4 dengan media pembawa tanah liat terhadap umur simpan pisang mas (Musa Sp AA Group). Bul. Agrohort. 3, 387-394.

Kader AA. 2008. Maturity and quality - banana ripening chart [Internet]. [diunduh 2014 Jan 22]. Tersedia pada: http://postharvest.ucdavis.edu/ Produce/ Produce Facts/Fruit/banana.html.

[KEMENTAN] Kementerian Pertanian Republik Indonesia. 2005. Keputusan Menteri Pertanian Nomor: 516/ Kpts/ SR.120/ 12/ 2005 tentang Pelepasan Pisang Mas Kirana sebagai Varietas Unggul. Kementan RI 2005.

Larotonda, F.D.S., A.K. Genena, D. Dantela, H.M. Soares, J.B. Laurindo, R.F.P.M. Moreira, & S.R.S. Ferreira. (2008). Study of banana (Musa aaa cavendish cv Nanica) trigger ripening for small scale process. Braz. Arch. Biol. technol. 51(5), 1033-1047.

Perrier X, du Montcel T. 1990. Identification of genetic diversity in the genus Musa. Di dalam: Jarret RL, editor. Proceedings of an international workshop held at Los Banos; 1988 Sep 5-10; Los Banos, Filipina. Montpellier (FC): INIBAP. hlm 211.

Poerba YS, Martanti D, Ahmad F, Herlina, Handayani T, Witjaksono. 2018, Deskripsi Pisang: Koleksi Pusat Penelitian Biologi LIPI. LIPI Press.

Prahardini PER, Yuniarti, Krismawati A. 2010. Karakterisasi varietas unggul pisang Mas Kirana dan Agung Semeru di Kabupaten Lumajang. Bul. Plasma Nutfah 16(2): 126-133.

Prasetyo, M.W.H. (2017). Penentuan waktu panen pisang Mas Kirana berdasarkan satuan panas [skripsi]. Institut Pertanian Bogor, Bogor (ID).

Rahayu MD, Widodo WD, Suketi K. 2014. Penentuan Waktu Panen Pisang Raja Bulu Berdasarkan Evaluasi Buah Beberapa Umur Petik. J. Hort. Indonesia. 5(2): 65-72.

Sajida R. 2022. Optimasi satuan panas sebagai kriteria panen terukur pisang Mas Kirana (Musa acuinata AA Group). [Skripsi]. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor;

Santosa E., W.D. Widodo, & Kholidi. (2010). The use of clay as potassium permanganate carrier to delay the ripenning of Raja Bulu banana. J.Hort. Indonesia. 1(2), 89-96.

Simangunsong AD, Respatijarti, Damanhuri 2017. Eksplorasi dan karakterisasi pisang Mas (Musa spp.) di Kabupaten Nganjuk, Mojokerto, Lumajang dan Kediri. J.Prod.Tan. 5(3): 363-367.

Sugistiawati. 2013. Studi penggunaan oksidan etilen dalam penyimpanan pascapanen pisang raja bulu (Musa sp. AAB Group) [skripsi]. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.

Sutowijoyo D, Widodo WD. 2013. Kriteria kematangan pascapanen pisang raja bulu dan pisang kepok. Di dalam: Kartika JG, Suwarno WB, Ardhie SW, Sanura CPE, Fitriana FN, editor. Membangun Sistem Baru Agribisnis Hortikultura Indonesia pada Era Pasar Global. Prosiding Seminar Ilmiah PERHORTI; 2014 Okt 9; Bogor, Indonesia (ID): Perhimpunan Hortikultura Indonesia (PERHORTI). hlm 21-26.

Widodo, W.D., K. Suketi, & M.E. Rahayu. (2015). Daya simpan dan kematangan pascapanen pisang Raja Bulu pada beberapa umur petik. Dukungan Teknologi dan hasil penelitian dalam membangun pertanian bio-industri buah tropika berkelanjutan. Seminar Nasional Buah Tropika Nusantara II. Bukittinggi. 23-25 September 2014.

Widodo WD, Suketi K, Mujiib A. 2021. Optimasi Akumulasi Satuan Panas sebagai Kriteria Panen Terukur Pisang Barangan. Seminar Nasional dalam Rangka Dies Natalis ke-45

Downloads

Published

2023-06-26