PENGARUH PEMBERIAN ZAT PENGATUR TUMBUH DAN NUTRISITERHADAP PERTUMBUHAN SETEK PENDEK TANAMAN VANILI

Authors

  • Syifa Balfas Mahasiswa Program Studi Teknologi Industri Benih, Sekolah Vokasi, Institut Pertanian Bogor
  • Ketty Suketi Departemen Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor
  • Melati Pusat Riset Hortikultura dan Perkebunan Badan Riset dan Inovasi NasionalKorespondensi

Keywords:

IBA, panjang akar, setek satu ruas berdaun tunggal, sitokinin, sukrosa

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mendapatkan informasi terkait jenis perlakuan dan bagian ruas yangterbaik bagi pertumbuhan setek pendek satu ruas berdaun tunggal tanaman vanili, dilaksanakan di UPBS Balittro Bogor bulan Januari sampai April 2022. Rancangan percobaan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok (RAK) dua faktor. Faktor pertama adalah jenis ruas setek yang meliputi ruas kesatu (pucuk), ruas kedua dan ruas ketiga. Faktor kedua adalah jenis perlakuan yang terdiri dari perendaman dalam air gula 10%, air kelapa 50%, Indole Butyric Acid (IBA) 1000 ppm dan root up. Setiap perlakuan dibuat 4 kali ulangan sehingga didapatkan 48 plot percobaan. Parameter yang diamati yaitu jumlah setek hidup, setek dorman, setek mati, tinggi tunas, jumlah ruas, panjang ruas, jumlah daun dan panjang akar. Hasil penelitian menunjukkan jenis perlakuan berpengaruh terhadap daya tumbuh setek vanili, perendaman dalam air gula 10% dapat meningkatkan daya tumbuh setek di masing-masing jenis ruas terutama pada ruas ketiga yaitu 80.25%. Perendaman dalam air kelapa 50% dapat memaksimalkan pertumbuhan tinggi tunas baru dengan pertambahan tinggi rata-rata 4.60 cm. Pemberian IBA menunjukkan pertumbuhan akar optimum terutama pada ruas ketiga dengan panjang akar yaitu 21 cm.

References

Ariyanti M, Maxiselly Y, Soleh MA. (2020). Pengaruh aplikasi air kelapa sebagai zat pengatur tumbuh alami terhadap pertumbuhan kina (Cinchona ledgeriana Moens) setelah pembentukan batang di daerah marjinal. J. Agrosintesa. 3(1):12-23.

Asra R, Samarlina RA, Silalahi M. (2020). Hormon Tumbuhan. Jakarta: UKI Press

Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Perdagangan. (2020). Perkuat Ekspor Vanili Bernilai Tambah, Kemendag Kerahkan Atdag dan ITPC. Kemendag. Berita Perdagangan. https://www.kemendag.go.id/id/newsroom/trade-news/perkuat- ekspor-vanili-bernilai- tambah-kemendag-kerahkan-atdag-dan-itpc-1. [diakses 2022 Jun 10] [Ditjenbun] Direktorat Jenderal Perkebunan. (2022). Statistik Perkebunan Non Unggulan Nasional 2019-2021. Jakarta: Sekretariat Direktorat Jenderal Perkebunan.

Gumiwang WDN, Rahayu T, Hayati A. (2021). Substitusi fitohormon dengan air kelapa (Cocos nucifera L.) pada medium vacin and went terhadap pertumbuhan eksplan anggrek Dendrobium sp. secara In Vitro. Jurnal Ilmiah Sains Alami. 3(2):1-9.

Heriansyah P. (2019). Multiplikasi embrio somatis tanaman anggrek (Dendrobium sp) dengan pemberian kinetin dan sukrosa secara in-vitro. Jurnal Ilmiah Pertanian. 15(2):67-78.

Inderiati S, Qur‟an, Wijaya A. (2020). Pertumbuhan setek lada satu ruas berdaun satu dengan pemberian zat pengatur tumbuh. J. Agroplantae. 9(1):1-7.

[Kepmentan] Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia No. 08/Kpts/KB.020/1/2018 Tentang Pedoman Produksi, Sertifikasi, Peredaran dan Pengawasan Benih Tanaman Vanili. 2018.

Khair H, Zailani RH. (2015). Pengaruh konsentrasi ekstrak bawang merah dan air kelapa terhadap pertumbuhan setek tanaman melati putih (Jasminum sambac L.). Jurnal Agrium. 18(2):130-138.

Kholis N. (2006). Pengaruh konsentrasi Indole Butyric Acid (IBA) terhadap viabilitas stek ruas tunggal vanili (Vanilla planifolia Andrews). Tesis. Universitas Muhammadiyah Malang. Malang.

Mariska I, I. Darwati, H. Moko. (1987). Perbanyakan Setek Panili (Vanilla planifolia Andrews) dengan Zat Pengatur Tumbuh pada Berbagai Media Tumbuh. Ed. Khusus Litro. 3(2):89- 94.

Mayura E., Yudafis, Idris H, Darwati I. (2016). Pengaruh pemberian air kelapa dan frekuensi pemberian air kelapa dan frekuensi pemberian terhadap pertumbuhan tanaman cengkeh (Syzygium aromaticum). Bul. Littro. 27(2):123-128.

Nurholis, Hariyadi, Kurniawati A. (2014). Pertumbuhan bibit panili pada beberapa komposisi media tanam dan frekuensi aplikasi pupuk daun. Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat. 25(1):11-20.

Ramadhan MF, Setyorini E, Rachmawati N, Andriati E. (2019). Ayo Berkebun Vanili. Bogor: Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian.

Shofiana A, Rahayu YS, Budipramana LS. (2013). Pengaruh Pemberian Berbagai Konsentrasi Horman IBA (Indole Butyric Acid) Terhadap Pertumbuhan Akar pada Setek Batang Tanaman Buah Naga (Hylocereus undatus). LenteraBio. 2(1):101- 105.

Sukarman. (2011). Pertumbuhan empat klon harapan vanili (Vanilla planifolia) pada umur fisiologis dan posisi ruas yang berbeda. Jurnal Littri. 17(1):1-5.

Supardi PN, Seda S. (2010). Pengaruh waktu perendaman stek batang vanili dalam zat pengatur tumbuh Rootone-F terhadap pertumbuhan vanili (Vanilla planifolia Andrews). J. Agrica. 3(2): 86-98.

Watu R, Astuti M, Santoso TNB. (2017). Pengaruh konsentrasi zat pengatur tumbuh (Root up) terhadap pertumbuhan stek batang Antigonon leptopus Hook et Arn. Jurnal Agromast. 2(2):386.

Downloads

Published

2023-06-26